Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keluarga. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Februari 2017

Mengharukan !! Hati seorang ayah yang mana yang tak menangis jikalau anaknya seperti ini, Wajib Baca





Kehadiran seorang ibu adalah segalanya bagi seorang anak. Sosoknya tidak akan bisa tergantikan apapun di dunia ini. Namun bagaimana bila sang anak tidak bisa merasakan kehangatan sang ibu lagi? Tentulah kesedihan mendalam yang akan dirasakannya, walaupun mungkin ia bisa menyembunyikannya.
Kesedihan itu juga tampak pada sebuah unggahan foto mengharukan yang datang dari seorang pengguna Facebook bernama Ojack Siga Rantang. Akun tersebut membagikan sebuah foto kertas yang berisikan tulisan tangan anak kecil. Meski terlihat begitu acak-acakan, namun tulisannya masih dapat dibaca dan dimengerti.

Adapun bunyi dari tulisan tersebut:
“Kangen mamah. Mamah Eis kangen sama mamah.Kenapa mamah meninggal. Kalau mamah enggak ada Eis sedih.Eis nangis kal ingt mamah. Tapi Eis juga berdoa buat mamah.Semoga mama tenang di dekat owloh. Eis sekarang nangis mah.”
Tulisan tersebut menunjukkan kerinduan seorang anak kepada ibu yang sudah lama meninggal dunia. Dilansir Tribunstyle.com, anak yang menulis surat tersebut bernama Feriska. Anak perempuan yang masih berusia 9 tahun itu adalah putri si pemilik akun.
Berdasarkan pengakuan Ojack, si pemilik akun, surat tersebut ia temukan secara tak sengaja. Saat itu ia hendak membuka tas Feriska untuk melihat pelajarannya.
Namun dia justru menemukan tulisan ‘kangen mamah’ milik anaknya tersebut. Menurut Ojack, Feriska tidak pernah melihat ibunya sejak lahir. Selama ini, kata Ojack, putrinya diasuh oleh neneknya. Karena ia harus mencari nafkah di Bayah, Banten Selatan.
Karena jarak yang cukup jauh, dia pun hanya bisa bertemu dengan Feriska dua bulan sekali. Meskipun jarang bertemu, namun Ojack mengaku bangga dengan pertumbuhan pesat putri semata wayangnya itu.
“Masih kelas 3 SD. Anaknya bisa mandiri dan lumayan pintar,” ujar Ojack.
Kesedihan mendalam dirasakan oleh Ojack setiap melihat anaknya menangis merindukan ibunya. Hal itu bisa terpancar dari postingan Ojack berikut ini:

Menangislah & terus menangis,, bila itu bisa menghilangkan rasa sedih & rasa kangen mu nak,,,,,  Tetapi tersenyum lah jikalau semua sudah terasa lega....
Ingat lah nak, semua mrasa kehilangan, semua sedih, tapi itu bukan untuk terus diratapi & di tangisi....
Berdo'a itu jalan terbaik buat kebaikan mamah mu di sorga, smoga almarhumah ibu mu ditempatkan di tempat yang layak di samping ALLAH...
Aamiin.....
Semoga Bang Ojack dan Adik Feriska diberi kekuatan, ketabahan dan penghiburan dari Allah, amin. 

Sumber : http://www.cerminan.com/berita/hati-seorang-ayah-yang-mana-yang-tak-menangis-jikalau-anaknya-seperti-ini.html

Minggu, 19 Februari 2017

Bahagiakanlah Hati Istrimu, Maka Rejeki Akan Mengejarmu, Para Suami Bacalah!

Siapa yang tidak ingin mendapatkan rejeki yang berlimpah khususnya dalam kehidupan rumah tangga? Rezeki yang paling baik yaitu yang diberkahi oleh Allah. Tuturnya, dengan membahagiakan istri jadi bisa membuka pintu rejeki jadi lebih lebar dari biasanya. Benarkah sekian?  




Apakah jalinan pada rezeki yang lancar dengan istri yang bahagia? Dikutip Radarislam. com dari laman Tribunnews. com (15/7/15), simak penjelasan berikut ini ; 
Perasaan bahagia seorang istri dapat dirasa oleh anggota keluarga yang lain. Bila istri merasakan kebahagiaan, jadi seluruh anggota keluarga akan bahagia. Bila istri dapat hidup dengan positif, jadi semua anggota keluarganya juga bisa hidup dengan positif.

Terkuak !! Mengapa Wajah Kekasih Kita Jadi Mirip Kita, Ini Alasannya !

  • Istri yang bahagia dan merasa bersyukur akan menarik perihal yang positif dalam keluarga karena Allah akan memberi lebih banyak rezeki untuk mereka yang senantiasa bersyukur. 
  • Istri yang merasa bahagia dapat menjadi partner yang baik untuk suaminya mencari rejeki maupun jadi tempat kembali yang menenangkan setelah sang suami mencari rejeki. Hasilnya, suami akan merasakan semangat mencari rezeki pada hari esok. 
  • Istri yang merasakan kebahagiaan akan selalu mendukung sang suami dalam keadaan apapun serta bagaimana juga sehingga sang suami tidak akan pernah kehilangan dukungan walau dalam kondisi yang paling susah sekalipun. Jadi suami dapat memiliki semangat untuk selalu bangkit lagi setiap menghadapi kesulitan. 
  • Istri yang bahagia dapat diandalkan untuk mendidik anak-anaknya jadi anak yang bahagia serta berguna. Rezeki dapat datang dari manapun termasuk dari anak. Rezeki bukan hanya berupa duit tetapi juga berupa anak-anak sholeh yang menemui orangtuanya dalam wajah yang bahagia setiap hari. 
  • Laki-Laki itu Rezekinya Tidak Banyak, Rezeki yang Ada Adalah Rezeki Anak dan Istri… Bantu Share Ya


  • Itulah beberapa alasan mengapa sang istri yang bahagia dapat memperlancar rezeki suami. Kebahagiaan sang istri dapat menular pada suaminya dan anggota keluarga yang lain hingga suami memiliki daya yang lebih positif untuk bekerja mencari rezeki. [Radar Islam/Tribun]


    Astagfirullah...!! Inilah 10 Perilaku Istri Yang Durhaka Kepada Suami, No 5 Paling Banyak Dilakukan, Semoga Kita Semua Terhindar Dari 10 Sifat Ini !! Amiin ..



    1. Menuntut keluarga yang ideal dan sempurna

    Sebelum menikah, seorang wanita membayangkan pernikahan yang begitu indah, kehidupan yang sangat romantis sebagaimana ia baca dalam novel maupun ia saksikan dalam sinetron-sinetron.

    Ia memiliki gambaran yang sangat ideal dari sebuah pernikahan. Kelelahan yang sangat, cape, masalah keuangan, dan segudang problematika di dalam sebuah keluarga luput dari gambaran nya. Ia hanya membayangkan yang indah-indah dan enak-enak dalam sebuah perkawinan.

    Akhirnya, ketika ia harus menghadapi semua itu, ia tidak siap. Ia kurang bisa menerima keadaan, hal ini terjadi berlarut-larut, ia selalu saja menuntut suaminya agar keluarga yang mereka bina sesuai dengan gambaran ideal yang senantiasa ia impikan sejak muda.

    Seorang wanita yang hendak menikah, alangkah baiknya jika ia melihat lembaga perkawinan dengan pemahaman yang utuh, tidak sepotong-potong, romantika keluarga beserta problematika yang ada di dalamnya.

    2. Nusyus (tidak taat kepada suami)

    Nusyus adalah sikap membangkang, tidak patuh dan tidak taat kepada suami. Wanita yang melakukan nusyus adalah wanita yang melawan suami, melanggar perintahnya, tidak taat kepadanya, dan tidak ridha pada kedudukan yang Allah Subhanahu wa Ta’ala telah tetapkan untuknya.
    Nusyus memiliki beberapa bentuk, diantaranya adalah:

    Menolak ajakan suami ketika mengajaknya ke tempat tidur, dengan terang-terangan maupun secara samar. Mengkhianati suami, misalnya dengan menjalin hubungan gelap dengan pria lain. Memasukkan seseorang yang tidak disenangi suami ke dalam rumah, lalai dalam melayani suami, mubazir dan menghambur-hamburkan uang pada yang bukan tempatnya, menyakiti suami dengan tutur kata yang buruk, mencela, dan mengejeknya, keluar rumah tanpa izin suami, menyebarkan dan mencela rahasia-rahasia suami.

    Seorang istri shalihah akan senantiasa menempatkan ketaatan kepada suami di atas segala-galanya. Tentu saja bukan ketaatan dalam kedurhakaan kepada Allah, karena tidak ada ketaatan dalam maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ia akan taat kapan pun, dalam situasi apapun, senang maupun susah, lapang maupun sempit, suka ataupun duka. Ketaatan istri seperti ini sangat besar pengaruhnya dalam menumbuhkan cinta dan memelihara kesetiaan suami.

    3. Tidak menyukai keluarga suami

    Terkadang seorang istri menginginkan agar seluruh perhatian dan kasih sayang sang suami hanya tercurah pada dirinya. Tak boleh sedikit pun waktu dan perhatian diberikan kepada selainnya. Termasuk juga kepada orang tua suami. Padahal, di satu sisi, suami harus berbakti dan memuliakan orang tuanya, terlebih ibunya.

    Salah satu bentuknya adalah cemburu terhadap ibu mertuanya. Ia menganggap ibu mertua sebagai pesaing utama dalam mendapatkan cinta, perhatian, dan kasih sayang suami. Terkadang, sebagian istri berani menghina dan melecehkan orang tua suami, bahkan ia tak jarang berusaha merayu suami untuk berbuat durhaka kepada orang tuanya. Terkadang istri sengaja mencari-cari kesalahan dan kelemahan orang tua dan keluarga suami, atau membesar-besarkan suatu masalah, bahkan tak segan untuk memfitnah keluarga suami.

    Ada juga seorang istri yang menuntut suaminya agar lebih menyukai keluarga istri, ia berusaha menjauhkan suami dari keluarganya dengan berbagai cara.
    Ikatan pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan dalam sebuah lembaga pernikahan, namun juga ‘pernikahan antar keluarga’. Kedua orang tua suami adalah orang tua istri, keluarga suami adalah keluarga istri, demikian sebaliknya. Menjalin hubungan baik dengan keluarga suami merupakan salah satu keharmonisan keluarga. Suami akan merasa tenang dan bahagia jika istrinya mampu memposisikan dirinya dalam kelurga suami. Hal ini akan menambah cinta dan kasih sayang suami.

    4. Tidak menjaga penampilan

    Terkadang, seorang istri berhias, berdandan, dan mengenakan pakaian yang indah hanya ketika ia keluar rumah, ketika hendak bepergian, menghadiri undangan, ke kantor, mengunjungi saudara maupun teman-temannya, pergi ke tempat perbelanjaan, atau ketika ada acara lainnya di luar rumah. Keadaan ini sungguh berbalik ketika ia di depan suaminya. Ia tidak peduli dengan tubuhnya yang kotor, cukup hanya mengenakan pakaian seadanya: terkadang kotor, lusuh, dan berbau, rambutnya kusut masai, ia juga hanya mencukupkan dengan aroma dapur yang menyengat.

    Jika keadaan ini terus menerus dipelihara oleh istri, jangan heran jika suami tidak betah di rumah, ia lebih suka menghabiskan waktunya di luar ketimbang di rumah. Semestinya, berhiasnya dia lebih ditujukan kepada suami Janganlah keindahan yang telah dianugerahkan oleh Allah diberikan kepada orang lain, padahal suami nya di rumah lebih berhak untuk itu.

    5. Kurang berterima kasih

    Tidak jarang, seorang suami tidak mampu memenuhi keinginan sang istri. Apa yang diberikan suami jauh dari apa yang ia harapkan. Ia tidak puas dengan apa yang diberikan suami, meskipun suaminya sudah berusaha secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan keinginan-keinginan istrinya.

    Istri kurang bahkan tidak memiliki rasa terima kasih kepada suaminya. Ia tidak bersyukur atas karunia Allah yang diberikan kepadanya lewat suaminya. Ia senantiasa merasa sempit dan kekurangan. Sifat qona’ah dan ridho terhadap apa yang diberikan Allah kepadanya sangat jauh dari dirinya.

    Seorang istri yang shalihah tentunya mampu memahami keterbatasan kemampuan suami. Ia tidak akan membebani suami dengan sesuatu yang tidak mampu dilakukan suami. Ia akan berterima kasih dan mensyukuri apa yang telah diberikan suami. Ia bersyukur atas nikmat yang dikaruniakan Allah kepadanya, dengan bersyukur, insya Allah, nikmat Allah akan bertambah.
    “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih.”


    6. Mengingkari kebaikan
    suami

    “Wanita merupakan
    mayoritas penduduk neraka.” Demikian disampaikan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam setelah shalat gerhana ketika terjadi gerhana matahari.

    Ajaib!! wanita sangat dimuliakan di mata Islam, bahkan seorang ibu memperoleh hak untuk dihormati tiga kali lebih besar ketimbang ayah. Sosok yang dimuliakan, namun malah menjadi penghuni mayoritas neraka. Bagaimana ini terjadi?

    “Karena kekufuran mereka,” jawab Rasulullah Shallallahu’Alaihi wa Sallam ketika para sabahat bertanya mengapa hal itu bisa terjadi. Apakah mereka mengingkari Allah?

    Bukan, mereka tidak mengingkari Allah, tapi mereka mengingkari suami dan kebaikan-kebaikan yang telah diperbuat suaminya. Andaikata seorang suami berbuat kebaikan sepanjang masa, kemudian seorang istri melihat sesuatu yang tidak disenanginya dari seorang suami, maka si istri akan mengatakan bahwa ia tidak melihat kebaikan sedikitpun dari suaminya. Demikian penjelasan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dalam hadits yang diriwayatkan Bukhari (5197).

      
    Mengingkari suami dan kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan suami!!
    Inilah penyebab banyaknya kaum wanita berada di dalam neraka. Mari kita lihat diri setiap kita, kita saling introspeksi, apa dan bagaimana yang telah kita lakukan kepada suami-suami kita?

    Jika kita terbebas dari yang demikian, alhamdulillah. Itulah yang kita harapkan. Berita gembira untukmu wahai saudariku.
    Namun jika tidak, kita (sering) mengingkari suami, mengingkari kebaikan-kebaikannya,  maka berhati-hatilah dengan apa yang telah disinyalir oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Bertobat,  satu-satunya pilihan utuk terhindar dari pedihnya siksa neraka. Selama matahari belum terbit dari barat, atau nafas telah ada di kerongkongan,  masih ada waktu untuk bertobat. Tapi mengapa mesti nanti? Mengapa mesti menunggu sakaratul maut?

    Janganlah engkau katakan besok dan besok wahai saudariku; kejarlah ajalmu,  bukankah engkau tidak tahu kapan engkau akan menemui Robb mu?
    “Tidaklah seorang isteri yang menyakiti suaminya di dunia, melainkan isterinya (di akhirat kelak): bidadari yang menjadi pasangan suaminya (berkata): “Jangan engkau menyakitinya, kelak kamu dimurkai Allah, seorang suami begimu hanyalah seorang tamu yang bisa segera berpisah dengan kamu menuju kami.” (HR. At Tirmidzi, hasan)

    Wahai saudariku, mari kita lihat, apa yang telah kita lakukan selama ini , jangan pernah bosan dan henti untuk introspeksi diri,  jangan sampai apa yang kita lakukan tanpa kita sadari membawa kita kepada neraka, yang kedahsyatannya tentu sudah Engkau ketahui.

    Jika suatu saat, muncul sesuatu yang tidak kita sukai dari suami; janganlah kita mengingkari dan melupakan semua kebaikan yang telah suami kita lakukan.
    “Maka lihatlah kedudukanmu di sisinya. Sesungguhnya suamimu adalah surga dan nerakamu.” (HR.Ahmad)

    7. Mengungkit-ungkit kebaikan

    Setiap orang tentunya memiliki kebaikan, tak terkecuali seorang istri. Yang jadi masalah adalah jika seorang istri menyebut kebaikan-kebaikannya di depan suami dalam rangka mengungkit-ungkit kebaikannya semata.

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima).” [Al Baqarah: 264]

    Abu Dzar radhiyallahu’Anhu meriwayatkan, bahwasanya Nabi Shallallahu’Alaihi wa Sallam bersabda, “Ada tiga kelompok manusia dimana Allah tidak akan berbicara dan tak akan memandang mereka pada hari kiamat. Dia tidak mensucikan mereka dan untuk mereka adzab yang pedih.”

    Abu Dzar radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakannya sebanyak tiga kali.” Lalu Abu Dzar bertanya, “Siapakah mereka yang rugi itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Orang yang menjulurkan kain sarungnya ke bawah mata kaki (isbal), orang yang suka mengungkit-ungkit kebaikannya dan orang yang suka bersumpah palsu ketika menjual. ” [HR. Muslim]

    8. Sibuk di luar rumah

    Seorang istri terkadang memiliki banyak kesibukan di luar rumah. Kesibukan ini tidak ada salahnya, asalkan mendapat izin suami dan tidak sampai mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya.

    Jangan sampai aktivitas tersebut melalaikan tanggung jawab nya sebagai seorang istri. Jangan sampai amanah yang sudah dipikulnya terabaikan.
    Ketika suami pulang dari mencari nafkah, ia mendapati rumah belum beres, cucian masih menumpuk, hidangan belum siap, anak-anak belum mandi, dan lain sebagainya. Jika hni terjadi terus menerus, bisa jadi suami tidak betah di rumah, ia lebih suka menghabiskan waktunya di luar atau di kantor.

    9. Cemburu buta

    Cemburu merupakan tabiat wanita, ia merupakan suatu ekspresi cinta. Dalam batas-batas tertentu, dapat dikatakan wajar bila seorang istri merasa cemburu dan memendam rasa curiga kepada suami yang jarang berada di rumah. Namun jika rasa cemburu ini berlebihan, melampaui batas, tidak mendasar, dan hanya berasal dari praduga; maka rasa cemburu ini dapat berubah menjadi cemburu yang tercela.

    Cemburu yang disyariatkan adalah cemburunya istri terhadap suami karena kemaksiatan yang dilakukannya, misalnya: berzina, mengurangi hak-hak nya, menzhaliminya, atau lebih mendahulukan istri lain ketimbang dirinya. Jika terdapat tanda-tanda yang membenarkan hal ini, maka ini adalah cemburu yang terpuji. Jika hanya dugaan belaka tanpa fakta dan bukti, maka ini adalah cemburu yang tercela.

    Jika kecurigaan istri berlebihan, tidak berdasar pada fakta dan bukti, cemburu buta, hal ini tentunya akan mengundang kekesalan dan kejengkelan suami. Ia tidak akan pernah merasa nyaman ketika ada di rumah. Bahkan, tidak menutup kemungkinan, kejengkelannya akan dilampiaskan dengan cara melakukan apa yang disangkakan istri kepada dirinya.

    10. Kurang menjaga perasaan suami

    Kepekaan suami maupun istri terhadap perasaan pasangannya sangat diperlukan untuk menghindari terjadinya konflik, kesalahpahaman, dan ketersinggungan. Seorang istri hendaknya senantiasa berhati-hati dalam setiap ucapan dan perbuatannya agar tidak menyakiti perasaan suami, ia mampu menjaga lisannya dari kebiasaan mencaci, berkata keras, dan mengkritik dengan cara memojokkan. Istri selalu berusaha untuk menampakkan wajah yang ramah, menyenangkan, tidak bermuka masam, dan menyejukkan ketika dipandang suaminya.

    SEMOGA INI SEMUA BERMANFAAT BAGI KITA SEMUA.AMIINNNN...!!

    Sumber : http://www.mediaheboh.com

    Minggu, 12 Februari 2017

    Ladies Wajib Baca!! Inilah 7 Ciri Wanita Yang Banyak di Ceraikan Oleh Suaminya, No.4 Paling Sering di Lakukan...



    Seorang isteri yang baik atau wanita solehah di gambarkan sebagai harta simpanan yang paling berharga untuk 
    tentunya itu bukanlah perhiasan untuk seorang suami. Bahkan, bisa jadi suami tidak senang bersamanya, selanjutnya menceritakannya.

    Bila para isteri mendambakan rumah tangga yang bahagia didunia serta akhirat, buanglah jauh - jauh 7 watak ini. apabila tidak, maka celakalah didunia dan akhirat.

    Berikut Ini Ciri-Ciri Istri Yang Seringkali Diceraikan Oleh Suami

    1. Tidak mempunyai rasa malu. Istri yg tidak malu senantiasa melakukan perihal yang dilarang Allah SWT, ia jauh dari sifat takwa serta banyak pula mengaplikasikan perbuatan maksiat.

    2. Ausyarah (kotor) adalah tidak pintar mengontrol rumah tangga, malas mengemas diri, serta malas melakukan apa - apa sehingga dirinya sendiri, anak - anak serta rumahnya kotor dan tidak menyenangkan.

    3. Asysyakasah (berani) yakni, senang membebankan suaminya diluar kemampuannya sampai - sampai menyudutkan suami untuk mengerjakan hal- hal yang dimurkai Allah SWT.

    4. Innah (menentang) yang tidak mau diperintah suaminya untuk mengerjakan perihal yang baik. Berani melanggar apa yang diperintahkan, ditambah lagi menentang si suami dengan terus-menerus melakukan maksiat.

    5. Bitnah (mementingkan isi perut dan banyak menuntut) yang tidak senang berinfak serta malas mengeluarkan zakat. Selalu mengumpulkan harta kekayaan dan mengenyangkan perut dengan makanan - makanan yang tidak ada habisnya. Tidak terlintas dipikirannya untuk menyumbangkan pada fakir miskin serta anak yatim. Untuk memenuhi seluruh kehendak nafsunya, ia memojokkan suaminya untuk melakukan hal - hal yang bisa mendatangkan kemurkaan Allah SWT.

    6. Bahriyah (menyuruh suami untuk berbuat jahat) yakni, selalu menghalangi suami untuk berbuat baik.

    7. Tidak aktif gemar bermalas - malasan dan tidak berbuat apa - apa. Tidak mempunyai kemauan untuk memberikan pengetahuan duniawi maupun ukhrawi.


    Sumber : http://www.beradab.com/2017/01/ladies-wajib-baca-inilah-7-ciri-wanita.html

    Rabu, 08 Februari 2017

    Ladies Wajib Baca!! Inilah 7 Ciri Wanita Yang Banyak di Ceraikan Oleh Suaminya, No.4 Paling Sering di Lakukan...



    Seorang isteri yang baik atau wanita solehah di gambarkan sebagai harta simpanan yang paling berharga untuk suami.

    Seperti dirawyatkan Abu Dawud, Rasulullah SAW bersabda, " Mahukah kalian kuberitahu suatu hal harta simpanan (perhiasan) yang teramat sangat baik? yakni wanita solehah, yang jika kalian memandangnya, dia sangat menarik. Jika kalian perintah, ia patuh. serta jika ditinggal pergi, ia selalu melindungi diri dan harta suaminya. " - (Riwayat Abu Dawud)


    Wanita atau sang isteri apabila diliat ia mengasyikkan, itu dikarenakan budi pekerti yang mulia, pakaian bersih, dandanan yang serasi dihadapan suaminya serta berusaha yang terbaik untuk terlihat menarik hanya di depan suami serta anak - anaknya.

    Bila diperintahkan, ia akan patuh, menampilkan ketaatan serta baktinya pada suaminya. ia ingin selalu membagikan kenikmatan untuk suaminya.

    Selalu menjaga diri serta harta suaminya, melukiskan betapa besar kekokohan agama dan ketebalan imannya pada Allah SWT serta Rasul - Nya. Jika suaminya tak ada, ia selalu memelihara kehormatan diri serta harta suaminya.

    Apabila seorang wanita tidak solehah dan mempunyai watak atau kerutinan yang tidak baik, gemar menyusahkan

    suaminya tentunya itu bukanlah perhiasan untuk seorang suami. Bahkan, bisa jadi suami tidak senang bersamanya, selanjutnya menceritakannya.

    Bila para isteri mendambakan rumah tangga yang bahagia didunia serta akhirat, buanglah jauh - jauh 7 watak ini. apabila tidak, maka celakalah didunia dan akhirat.

    Berikut Ini Ciri-Ciri Istri Yang Seringkali Diceraikan Oleh Suami

    1. Tidak mempunyai rasa malu. Istri yg tidak malu senantiasa melakukan perihal yang dilarang Allah SWT, ia jauh dari sifat takwa serta banyak pula mengaplikasikan perbuatan maksiat.

    2. Ausyarah (kotor) adalah tidak pintar mengontrol rumah tangga, malas mengemas diri, serta malas melakukan apa - apa sehingga dirinya sendiri, anak - anak serta rumahnya kotor dan tidak menyenangkan.

    3. Asysyakasah (berani) yakni, senang membebankan suaminya diluar kemampuannya sampai - sampai menyudutkan suami untuk mengerjakan hal- hal yang dimurkai Allah SWT.

    4. Innah (menentang) yang tidak mau diperintah suaminya untuk mengerjakan perihal yang baik. Berani melanggar apa yang diperintahkan, ditambah lagi menentang si suami dengan terus-menerus melakukan maksiat.

    5. Bitnah (mementingkan isi perut dan banyak menuntut) yang tidak senang berinfak serta malas mengeluarkan zakat. Selalu mengumpulkan harta kekayaan dan mengenyangkan perut dengan makanan - makanan yang tidak ada habisnya. Tidak terlintas dipikirannya untuk menyumbangkan pada fakir miskin serta anak yatim. Untuk memenuhi seluruh kehendak nafsunya, ia memojokkan suaminya untuk melakukan hal - hal yang bisa mendatangkan kemurkaan Allah SWT.

    6. Bahriyah (menyuruh suami untuk berbuat jahat) yakni, selalu menghalangi suami untuk berbuat baik.

    7. Tidak aktif gemar bermalas - malasan dan tidak berbuat apa - apa. Tidak mempunyai kemauan untuk memberikan pengetahuan duniawi maupun ukhrawi.


    Sumber : http://www.beradab.com/2017/01/ladies-wajib-baca-inilah-7-ciri-wanita.html

    Bergetar Hati Membacanya… Selagi Sempat, Berbaktilah Kepada Orang Tua Kita. Kisah Nyata Bikin Semua Orang Menangis


    Menggetarkan Bacanya… Selagi Sempat, Berbaktilah Kepada Orang Tua Kita. Kisah Nyat Bikin Semua Orang Menangis

    Jadi sore... Di sebuah masjid di perumahan elit kota bogor
    "wan... Mau kemana... Gak makan makan dulu?"
    "lain kali aja... Udah sore... Pulang dulu... Sampai ktemu lagi ya... Salam buat keluarga"

    Saya lihat dia pergi tergesa gesa... Seseorang dari belakang saya berkata

    "gak usah aneh rief... Dia itu shubuh dan sore biasa mandiin ibu nya semenjak terkena str0ke.. Gantiin dan bersihin pampers kalo buang air besar dan ngajak jalan-jalan setiap pagi biar kena sinar matahari... Padahal dia kaya... Nyewa perawat juga bisa... Tapi dia gak mau... Malah dia urus sendiri semuanya... Dia gak pernah mau ambil job yang bikin dia harus nginap atau ninggalin rumah... Padahal proyek-proyek besar banyak yang perluin dia... Sabar banget dia."

    Saya tersenyum...
    Ilustrasi Diantara sekian banyak orang yang lebih memilih memasukan orang tuanya ke panti jompo atau menyewa perawat untuk merawat... Dia... Lebih memilih melakukannya sendiri... Bakti anak kepada orang tuanya...

    "pernah gak ente


    tanya kenapa dia mau seperti itu?"

    "Pernah... Dia bilang... 9 bulan mengandung penuh beban, 2 tahun menyusui penuh menahan banyak hal dan larangan... Mengorbankan masa mudanya untuk bersabar membesarkan saya, menahan amarah atas kejahilan saya, kesalahan saya, kebodohan saya, keisengan saya... Mengorbankan kebebasannya untuk menjaga saya... Memastikan perut saya terisi makanan dan tidur dengan pulas disaat sering beliau tidur dalam keadaan menahan lapar dan tal tidur menjaga saya dari gigitan nyamuk... Tidak kenal lelah memperhatikan saya... Menasehati dan memperjuangkan hidup saya dengan mengesampingkan perasaan ingin menikmati kesenangan-kesenangan pribadinya...

    Lalu...
    Anak macam apa saya kalau membiarkan ibu diurus oleh bukan anak yang dibela belanya dulu? Anak macam apa saya jika merasa berat mengurus ibu yang telah mati matian menyamankan dan mengamankan saya?

    Anak macam apa saya jika membiarkan masa tuanya tanpa menerima kebaikan anaknya sebagai balasan atas pengorbanan hidupnya?

    Anak macam apa saya jika pekerjaan dan uang lebih saya pentingkan daripada mengurus orang tua yang sudah jelas jelas sangat berjasa atas kehidupan saya?

    Saya tak ingin menyesal jika ibu saya meninggal disaat saya belum buktikan cinta dan rasa sayang serta bakti saya kepadanya"

    Saya terdiam dan tak terasa air mata meleleh di pipi saya...
    Teringat mama saya dan uban yang mulai memenuhi kepalanya..

    Hikmah atau pelajaran apa yang bisa Anda ambil dari kisah ini?


    Apabila kisah ini dirasa bermanfaat, silahkan di share agar banyak orang lagi yang mendapatkan manfaat yang sama...

    Selasa, 07 Februari 2017

    Contoh Istri Idaman... Istri Mencintai Pasangannya Walau Fisiknya Tidak Sempurna Namun Sangat Tulus Mencinta Suaminya...



    Insyaallah - Allah tidak pernah mengharamkan cinta. Cinta yaitu satu rasa yang sudah jadi fitrah bagi tiap-tiap umat manusia. Tetapi, manusia diperintahkan untuk menjaga supaya cinta itu tak lalu menjerumuskannya pada aksi yang diharamkan-Nya. Cinta haruslah jadi media untuk mendekat kepada-Nya. Cinta yang seperti apakah yang seumpamanya dapat mendekatkan kita pada Sang Pemberi Cinta? Sebut saja, cinta dalam diam.


    Baca artikel menarik Bentuk Coklat Yang Amat Aneh Dan Menjadi Viral di Sosial Media!

    Cinta dalam diam menurut Islam yaitu cara mencintai yang di rasa paling pas saat diri belum dapat terikat dalam satu ikatan suci, yakni pernikahan. Bila belum dapat menyukai serta di cintai dalam ikatan pernikahan, cinta dalam diam adalah jawaban atas semua kebimbangan hati. Bagaimana langkah memperjuangkan cinta dalam diam?
    Janganlah Jatuh Cinta, namun Bangun Cinta “Kini saya tersadar, kalau sendiri yaitu status paling baik sebelumnya menikah. Kesucian diri, tulusnya cinta, serta besarnya pengorbanan, cuma untuk orang yang telah dihalalkan untuk kita. Jadi sebelumnya nikah kita mesti bersabar dalam kesendirian. Kita padatkan saat untuk berprestasi. Tidak butuh lagi kita bimbang masalah jodoh. Bila diri kita berkwalitas. Jodoh yang berkwalitas bakal didatangkan untuk kita, ” (Ahmad Rifa’i Rif’an).

    Masalah akan tidak usai cuma dengan kita menyampaikan, “Allah, saya mencintainya. ” Lalu, apakah sebagai bukti kalau perasaan itu yaitu cinta lantaran Allah? Ya, satu perjuangan. Satu perjuangan untuk bangun cintalah yang bakal kita kerjakan sesudah rasa bernama cinta itu ada. Cinta tidak harusnya memaksa diri untuk melupakan, namun cinta juga tidak bisa memaksa diri untuk mempunyai. Perasaan cinta sebaiknya dikelola supaya rasa cinta bisa tumbuh maupun mengkerut sewajarnya. Memantaskan diri adalah langkah untuk menyukai dalam diam.

    Tak Mesti Dia, namun Mesti lantaran Dia


    “Ketika hatimu sangat mengharapkan pada seorang jadi Allah timpakan ke atas anda pedihnya satu pengharapan agar anda tahu kalau Allah begitu mencemburui hati yang mengharapkan terkecuali Dia. Jadi Allah menghalangimu dari perkara itu supaya anda kembali mengharapkan kepada-Nya, ” (Imam Syafi’i). 

    Baca Artikle Terkait subhanallah !! Bayi Ini Dilahirkan Tanpa Memiliki Otak, Ajaibnya Ia Tetap Bisa Hidup

    Apakah kita sungguh meyakini kalau dialah jodoh kita? Jodoh itu mungkin saja saja rekan kita, atau orang yang barusan kita jumpai di satu tempat, atau seorang yang dulunya kita ikhlaskan. Jodoh itu mungkin orangtua atau wali kita yang mencarikan, atau rekan kita yang menjodohkan. Bagaimana juga, jodoh itu tidak cuma tentang cinta, namun juga mengenai gagasan Allah pada kita. Bukanlah cinta yang selanjutnya bikin kita berjodoh dengan seorang, namun Allah-lah yang menjodohkan. Pastinya, semuanya sudah tercatat dalam Lauful Mahfuzh. Jadi, jangan sampai kita menyukai seorang melebihi cinta kita pada Allah. Cukup cinta dalam diam serta serahkan seutuhnya pada Allah. Sesudah usaha cinta dalam diam ini yang dapat kita kerjakan adalah mengikhlaskan semua kembali pada Allah.


    Dalam sistem mengikhlaskan sambil selalu berupaya jadi seseorang muslim/muslimah yang baik, tetaplah berdoalah pada Allah yang tahu rasa cinta yang dirasa. “Ya Allah, ampuni saya lantaran hingga detik ini saya masihlah menaruh satu rasa cinta pada satu diantara hamba-Mu yang jauh disana. Ya Allah, bila memanglah rasa cinta ini membuatku jauh dari-Mu, jadi hilangkanlah. Kumohon pertemukan saya dengan orang yang mencintai-Mu diatas semuanya, yang mencintaiku karena-Mu serta yang kucintai karena-Mu. Tetapi, bila memanglah rasa cinta ini membuatku mendekat kepada-Mu serta dialah yang Kau tentukan sebagai jodohku, jadi pertemukanlah kami di saat yang pas. Di waktu kami sudah siap, pertemukan kami dalam kesucian cinta-Mu. ”

    Mencintalah dengan bijak. Tidak butuh sangat mengharapkan pada cinta yang di rasa, cukup cinta dalam diam. Berdoalah pada Yang Maha Kuasa atas semua pilihan terbaik-Nya. Mudah-mudahan kita bakal memperoleh pilihan yang betul-betul paling baik serta jadi pendamping dunia serta akhirat. Wallahualam bisawab.

    Baca Artikel Menarik Bukit Hobbit Malang Indonesia yang Tak Pernah Sepi Wisatawan

    Bikin Nangis Bacanya Ya ALLAH ! Bocah Pengemis Menangis, Orang yang Dimintai Uang Ternyata..

    Berbagi dengan sesama tidaklah mudah. Apalagi saat seseorang tengah berada dalam kekurangan. Tapi tidak dengan bocah pengemis ini. Dia rela memberikan semua uangnya untuk membantu orang lain.



    John Thuo. Bocah yang tinggal di Nairobi, Kenya, ini menjadi sorotan dunia setelah memberikan uang hasil mengemisnya kepada seseorang yang hendak dia mintai sedekah.
    Seperti hari yang sudah-sudah, pagi itu Thuo bangun pagi dan mulai mengemis di jalanan. Mendekati mobil-mobil yang berhenti akibat macet untuk meminta uang sekadarnya.

    Dan siang itu dia menghampiri mobil yang ditumpangi perempuan bernama Gladys Kamande. Dia tengah berjuang menghadapi sejumlah penyakit.

    Kamande mengalami masalah paru-paru, sehingga memerlukan bantuan alat untuk bernafas. Dia memang membawa mesin dan tabung oksigen ke mana pun, termasuk saat berda di mobil itu.

    Perempuan 32 tahun ini juga harus menjalani 12 operasi untuk permasalahan medis yang dia derita. Dan celakanya, salah satu operasi merusak syaraf penglihatan, sehingga dia terancam buta.

    Kisah itulah yang didengar Thuo saat menghampiri mobil yang ditumpangi Kamande. Mendengar cerita itu, Thuo tak tega meminta uang dari Kamande dan keluarga di dalam mobil tersebut.

    Mendengar kisah itu, Thuo bahkan meneteskan air mata. Dia menangis karena merasa sedih melihat kondisi Kamande. Tangis itu terdengar semakin keras setelah Thuo sadar tak akan mampu menolong Kamande. Sungguh mengharukan!

    Thuo kemudian mengajak Kamande untuk berdoa, dan setelah itu dia merogoh saku. Seluruh uang hasil mengemis dia keluarkan dan diulurkan kepada Kamande.
    Saat itulah sejumlah saksi mata memotret peristiwa mengharukan itu dan mengunggah foto itu ke media sosial Facebook.

    Tak diduga, kisah itu menjadi viral di sekujur Kenya. Dan gerakan menggalang dana untuk Kamande pun dilakukan. Berkat kekuatan media sosial, hanya dalam waktu empat hari saja sudah terkumpul uang tiga juta shilling Kenya atau sekitar Rp387 juta.
    Kisah Thuo dan Kamande ini menjadi inspirasi, sebagai contoh betapa hebatnya kekuatan empati.....
    Sumber: shareably.net

    Senin, 06 Februari 2017

    PENTING!! Jika Anda Wanita Usia Antara 18 - 44 Tahun, Silahkan Baca Ini. Jangan Sampai Terlambat..



    PCOS (polycystic ovary syndrome) atau sindrom ovarium polikistik adalah kondisi terganggunya manfaat ovarium pada wanita yang ada di umur subur. Keadaan ini menyebabkan hormon wanita yang menderita PCOS jadi tak seimbang lantaran hal-hal yg tidak di ketahui.

    Sinyal tanda awal PCOS yaitu saat ovulasi atau subur yg tidak teratur, meningkatnya kandungan hormon pria (androgen) dalam tubuh wanita, serta munculnya banyak kista (kantong diisi cairan) pada ovarium. Bila seseorang wanita alami setidaknya dua dari tiga sinyal awal itu, jadi peluang ia menderita PCOS.

    Tanda-tanda PCOS

    Umumnya beberapa gejala PCOS bakal makin terang terlihat saat wanita masuk umur 16 hingga 24 th.. Sebagian beberapa gejala umum PCOS yaitu :


    Perkembangan rambut yang terlalu berlebih, umumnya di punggung, pantat, muka, atau dada.

    Kulit berminyak atau berjerawat.

    Depresi.

    Kesusahan untuk hamil.

    Rambut kepala rontok atau menipis.

    Berat tubuh jadi tambah.

    Menstruasi tak teratur. Dalam satu tahun frekuensi menstruasi lebih sedikit, atau jumlah darah yang di keluarkan waktu menstruasi semakin banyak.

    Berkonsultasilah dengan dokter bila alami beberapa gejala itu, untuk tahu pemicunya.

    Penyebabnya serta Aspek Resiko PCOS

    Hingga sekarang ini penyebab tentu PCOS masihlah belum di ketahui, namun disangka ada hubungan dengan kandungan hormon yg tidak normal. Tetapi, terdapat banyak aspek yang mungkin saja dapat mendorong terjadinya PCOS, yakni :

    Resistensi pada insulin. Jaringan badan resisten pada insulin, hingga badan terpacu untuk menghasilkan lebih banyak insulin yang mengganggu pembuahan normal serta menyebabkan menambahkan berat tubuh. 


    Ketidakseimbangan hormon. Hal semacam ini dikarenakan pada lain lantaran naiknya kandungan testosteron (hormon yang menguasai pada badan pria), naiknya hormon lutein (kandungan yang tinggi jadi menganggu kerja ovarium), turunnya kandungan globulin pengikat-hormon seksual (SHBG) hingga kesibukan testosteron bertambah didalam badan, serta naiknya hormon prolaktin (hormon yang menyebabkan produksi air susu).
    Aspek keturunan. Bila salah seseorang anggota keluarga menderita PCOS, jadi resiko Anda makin besar untuk terserang PCOS.

    Bila tak selekasnya diakukan, pasien PCOS berisiko terkena sebagian penyakit seperti :

    Diabetes type 2.

    Sindrom metabolik.

    Desakan darah tinggi termasuk juga hipertensi pada saat kehamilan.

    Perlemakan hati non-alkoholik.

    Meningkatnya kandungan cholesterol darah.

    Infertilitas.

    Sleep apnea.

    Kandungan lemak darah tak normal.

    Masalah menstruasi berbentuk perdarahan abnormal dari rahim.

    Diagnosis PCOS

    Diagnosis adalah langkah dokter untuk mengidentifikasi penyakit atau keadaan yang menerangkan tanda-tanda serta tanda-tanda yang dihadapi oleh pasien. Untuk mendiagnosis PCOS, dokter bakal lakukan banyak hal tersebut :

    Pemeriksaan fisik. Dokter bakal mencatat sebagian info utama mengenai badan pasien seperti tinggi tubuh, berat tubuh, desakan darah, kondisi kulit, mengkalkulasi indeks massa badan, mengecek payudara, perut, serta kelenjar tiroid. Dokter akan mengecek organ reproduksi wanita.
    Tes darah. Pasien bakal disuruh untuk melakukan tes darah untuk mengukur kandungan hormon, kandungan gula darah serta tingkat cholesterol.
    Tes ultrasound. Tes ini bakal memperlihatkan jumlah kista dalam ovarium serta ketebalan dinding uterus.

    Penyembuhan PCOS

    PCOS tak dapat sembuh, tetapi gejala-gejalanya bisa dikendalikan. Opsi-opsi penanganan yang dapat ditempuh oleh pasien PCOS yaitu :
    Merubah pola hidup. Pasien PCOS yang obesitas, dapat mulai untuk turunkan berat tubuh. Lantas pasien PCOS perokok dianjurkan untuk berhenti, sebab wanita perokok miliki kandungan hormon androgen lebih tinggi di banding wanita non-perokok.
    Pembedahan. Pembedahan kecil yang disebut Laparoscopic Ovarian Drilling (LOD) jadi pilihan untuk mengatasi permasalahan kesuburan yang dikarenakan PCOS.
    Therapy hormon dapat dilakukan untuk pasien PCOS yang tidak mau berencana kehamilan. Therapy ini dapat menormalkan siklus menstruasi, menghindar kanker uterus, perkembangan rambut yang terlalu berlebih, timbulnya jerawat, serta rontoknya rambut kepala.

    Sumber : alodokter. com